Fuse cut out (sekring) adalah suatu alat pengaman yang melindungi jaringan terhadap arus beban lebih (over load current) yang mengalir melebihi dari batas maksimum, yang disebabkan karena hubung singkat (short circuit) atau beban lebih (over load). Konstruksi dari fuse cut out ini jauh lebih sederhana bila dibandingkan dengan pemutus beban (circuit breaker)
yang terdapat di Gardu Induk (sub-station). Akan tetapi fuse cut out
ini mempunyai kemampuan yang sama dengan pemutus beban tadi. Fuse cut
out ini hanya dapat memutuskan satu saluran kawat jaringan di dalam satu
alat. Apabila diperlukan pemutus saluran tiga fasa maka dibutuhkan fuse
cut out sebanyak tiga buah.
Penggunaan fuse cut out ini merupakan
bagian yang terlemah di dalam jaringan distribusi. Sebab fuse cut out
boleh dikatakan hanya berupa sehelai kawat yang memiliki penampang
disesuaikan dengan besarnya arus maksimum yang diperkenankan mengalir di
dalam kawat tersebut. Pemilihan kawat yang digunakan pada fuse cut out
ini didasarkan pada faktor lumer yang rendah dan harus memiliki daya
hantar (conductivity) yang tinggi. Faktor lumer ini ditentukan
oleh temperatur bahan tersebut. Biasanya bahan-bahan yang digunakan
untuk fuse cut out ini adalah kawat perak, kawat tembaga, kawat seng,
kawat timbel atau kawat paduan dari bahan- bahan tersebut. Mengingat
kawat perak memiliki konduktivitas 60,6 mho/cm lebih tinggi dari kawat
tembaga, dan memiliki temperatur 960° C, maka pada jaringan distribusi
banyak digunakan. Kawat perak ini dipasangkan di dalam tabung porselin
yang diisi dengan pasir putih sebagai pemadam busur api, dan
menghubungkan kawat tersebut pada kawat fasa, sehingga arus mengalir
melaluinya.
Jenis fuse cut out ini untuk jaringan
distribusi digunakan dengan saklar pemisah. Pada ujung atas dihubungkan
dengan kontak-kontak yang berupa pisau yang dapat dilepaskan. Sedangkan
pada ujung bawah dihubungkan dengan sebuah engsel. Untuk lebih jelasnya
lihat gambar di bawah ini.
Umur dari fuse cut out ini tergantung
pada arus yang melaluinya. Bila arus yang melalui fuse cut out tersebut
melebihi batas maksimum, maka umur fuse cut out lebih pendek. Oleh
karena itu pemasangan fuse cut out pada jaringan distribusi hendaknya
yang memiliki kemampuan lebih besar dari kualitas tegangan jaringan,
kurang lebih tiga sampai lima kali arus nominal yang diperkenankan. Fuse
cut out ini biasanya ditempatkan sebagai pengaman tansformator
distribusi, dan pengaman pada cabang- cabang saluran feeder yang menuju
ke jaringan distribusi sekunder.
Bisa dilihat pada gambar diatas FCO
dipasang pada gardu distribusi, posisi FCO berada setelah arrester dan
sebelum transformator apabila di tinjau dari atas ke bawah.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar