Waktu pemutusan gangguan merupakan waktu total yang dibutuhkan peralatan
proteksi sampai terbukanya pemutus tenaga atau disebut juga fault clearing time.
Tc = Tp + Td + Ta
Ket :
Tc = clearing time
Tp = comparison time
Td = decision time
Waktu pemutusan gangguan merupakan salah satu faktor yang sangat penting
dalam menentukan suatu skema proteksi. Hal ini dikarenakan suatu
peralatan proteksi harus dikoordinasikan waktunya dengan peralatan
proteksi yang lain agar hanya peralatan proteksi yang paling dekat
dengan gangguan saja yang bekerja ( prinsip selektivitas).
Berikut adalah gambar sistematis dari komponen-komponen proteksi tenaga listrik:
| Komponen proteksi sistem tenaga listrik |
Trafo Instrumen
Current Transformer (CT) / Trafo Arus
Current Transformer (CT) adalah suatu perangkat listrik yang berfungsi
menurunkan arus yang besar menjadi arus dengan ukuran yang lebih kecil.
CT digunakan karena dalam pengukuran arus tidak mungkin dilakukan
langsung pada arus beban atau arus gangguan, hal ini disebabkan arus
sangat besar dan bertegangan sangat tinggi. Karakteristik CT ditandai
oleh Current Transformer Ratio (CT) yang merupakan perbandingan antara arus yang dilewatkan oleh sisi primer dengan arus yang dilewatkan oleh sisi sekunder.
Potential Transformer (PT) / Trafo Tegangan
Potential Transformer adalah suatu peralatan listrik yang
berfungsi menurunkan tegangan yang tinggi menjadi tegangan yang lebih
rendah yang sesuai dengan setting relay. Trafo ini juga memiliki angka
perbandingan lilitan atau tegangan primer dan sekunder yang menunjukkan
kelasnya.
Rele/Relay
Rele/Relay berasal dari teknik telegrafi, dimana sebuah coil di-
energize oleh arus lemah, dan coil ini menarik armature untuk menutup
kontak. Rele merupakan jantung dari proteksi Sistem Tenaga Listrik, dan
telah berkembang menjadi peralatan yang rumit. Rele dibedakan dalam dua
kelompok :
- Komparator : mendeteksi dan mengukur kondisi abnormal, dan membuka atau menutup kontak (trip).
- Auxiliary Relays : dirancang untuk dipakai di auxiliary circuit yang dikontrol oleh rele komparator, dan membuka / menutup kontak-kontak lain (yang umumnya berarus kuat).
Circuit Breaker/CB
Circuit Breaker (CB) adalah salah satu peralatan pemutus daya yang
berguna untuk memutuskan dan menghubungkan rangkaian listrik dalam
kondisi terhubung ke beban secara langsung dan aman, baik pada kondisi
normal maupun saat terdapat gangguan. Berdasarkan media pemutus listrik /
pemadam bunga api, terdapat empat jenis CB sbb:
1. Air Circuit Breaker (ACB), menggunakan media berupa udara.
2. Vacuum Circuit Breaker (VCB), menggunakan media berupa vakum.
3. Gas Circuit Breaker (GCB), menggunakan media berupa gas SF6.
4. Oil Circuit Breaker (OCB), menggunakan media berupa minyak.
Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu peralatan untuk menjadi pemutus daya :
a. Mampu menyalurkan arus maksimum sistem secara kontinu.
b. Mampu memutuskan atau menutup jaringan dalam keadaan berbeban ataupun dalam
keadaan hubung singkat tanpa menimbulkan kerusakan pada pemutus daya itu sendiri.
c. Mampu memutuskan arus hubung singkat dengan kecepatan tinggi.
1. Air Circuit Breaker (ACB), menggunakan media berupa udara.
2. Vacuum Circuit Breaker (VCB), menggunakan media berupa vakum.
3. Gas Circuit Breaker (GCB), menggunakan media berupa gas SF6.
4. Oil Circuit Breaker (OCB), menggunakan media berupa minyak.
Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu peralatan untuk menjadi pemutus daya :
a. Mampu menyalurkan arus maksimum sistem secara kontinu.
b. Mampu memutuskan atau menutup jaringan dalam keadaan berbeban ataupun dalam
keadaan hubung singkat tanpa menimbulkan kerusakan pada pemutus daya itu sendiri.
c. Mampu memutuskan arus hubung singkat dengan kecepatan tinggi.
DC System Power Supply
DC System Power Supply merupakan pencatu daya cadangan yang terdiri dari
Battery Charger, sebagai peralatan yang mengubah tegangan AC ke DC, dan
Battery, sebagai penyimpan daya cadangan. Sebagai peralatan proteksi,
DC System Power Supply merupakan peralatan yang sangat vital karena jika
terjadi gangguan dan kontak telah terhubung, maka DC System Power
Supply akan bekerja yang menyebabkan CB membuka. Charger sebenarnya
adalah sumber utama dari DC power supply, karena charger adalah alat
untuk merubah AC power menjadi DC power (rectifier).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar